Lomba Unik Karyawan Hotel Sunan


Dengan mengenakan pakaian tradisional dan menerapkan protokol  kesehatan, karyawan The Sunan Hotel Solo mengikuti perlombaan dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 75 

WARTAJOGLO, Solo - Sorak sorai para karyawan The Sunan Hotel Solo terdengar menggema, saat menyemangati teman-temannga yang sedang mengikuti lomba. Terlebih saat ada yang gagal dan harus mengulang. Kontan gelak tawa pecah, dan membuat suasana semakin ceria. 

Ya, dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI yang ke-75, The Sunan Hotel Solo menyelenggarakan suatu rangkaian kegiatan tujuhbelasan. Tak hanya lomba yang digelar pada Jumat (14/8) siang, sebelumnya juga dilakukan acara bhakti sosial.  

Sementara rangkaian acara tujuhbelasan sendiri diawali dengan penyelenggaraan Royal Hightea & Virtual Fashion Show, pada Jumat  (7/8). Yang digelar bersama Pertiwi Indonesia Solo dengan tema “Celebration Of Diversity”. Acara ini berupa Peragaan Busana karya Rory Wardana yang menampilkan kekayaan Wastra Nusantara.

Rangkaian acara berikutnya pada 12 Agustus 2020 menggelar Webinar Cooking Class gratis bertajuk “ Celebration Of Indonesian Gastronomy “ dengan menghadirkan narasumber tamu yaitu Chef Brian Wicaksono, Runner Up Master Chef Indonesia 2013. Acara tersebut dimaksudkan untuk membangun kecintaan pada kuliner nusantara.

Untuk kegiatan lomba yang menjadi rutinitas tiap tahun, kali ini digelar agak berbeda. Hal ini tak lepas dari situasi pandemi, yang mengharuskan penerapan protokol kesehatan. Karena itu, para karyawan diharuskan mengenakan masker atau face shield saat mengikuti perlombaan. 

"Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan rasa kecintaan kepada tanah air, rasa persaudaraan dan menjaga serta membina hubungan baik antar karyawan dengan tidak lupa tetap menjalankan protokol kesehatan dengan tetap jaga jarak, pakai masker dan tidak berkerumun," jelas Retno Wulandari, GM The Sunan Hotel Solo. 

Yang menarik, dalam acara yang bertajuk 'Sunan Pitulasan' ini seluruh karyawan yang mengikuti lomba diwajibkan mengenakan pakaian tradisional. Sehingga tak jarang mereka harus kesulitan saat melangkah, karena mengenakan kain panjang yang tidak biasa dipakai. 

Tapi di situlah keunikan dan tantangan yang sengaja diberikan. Selain itu, dengan mengenakan tradisional juga bertujuan untuk memupuk rasa nasionalisme. Sehingga sejalan dengan semangat dari peringatan hari kemerdekaan. 

Ada dua lomba yang digelar, di antaranya yaitu Lomba Membawa Nampan dan Mengupas Mata Nanas. Yang merupakan aktifitas umum di dalam lingkungan perhotelan, terutama di divisi F&B. 

"Intinya ini untuk seru-seruan dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 75," pungkas Retno. //bang

Video Terkait