Burung-Burung Pembawa Untung Sesuai Hari Lahir

Burung bisa membawa untung saat disesuaikan dengan wuku kelahiran

WARTAJOGLO, Solo - Dalam masyarakat Jawa ada pandangan bahwa seorang laki-laki belum sempurna bila dia belum memiliki burung peliharaan. Bahkan tak hanya simbol kesempurnaan, burung juga diyakini ikut memberi warna dalam kehidupan seseorang. Sebab dalam pawukon Jawa, masing-masing waktu kelahiran pasti akan memiliki perlambang seekor burung. Yang bila burung tersebut dipelihara, maka kehidupan seseorang akan senantiasa dinaungi kebahagiaan. 

Dan jenis burung antara satu orang dengan yang lainnya akan berbeda berdasarkan wuku masing-masing. Wuku sendiri hampir mirip dengan zodiak, yang mana tiap bulan akan berganti. Namun bedanya, wuku jumlahnya lebih banyak, yaitu mencapai 30 jenis. Sebab pergantian antara satu wuku dengan berikutnya terjadi tiap tiga minggu sekali.

Berikut adalah nama wuku serta jenis burung yang seharusnya dipelihara agar bisa membuat kehidupan seseorang menjadi lebih baik. Namun ini adalah wuku dari mereka yang terlahir pada bulan Februari di tahun tersebut. Untuk bulan yang lain ada perhitungan tersendiri.

Untuk bulan Januari mundur satu wuku ke urutan wuku sebelumnya. Sedangkan untuk kelahiran bulan Juni, Juli, dan Agustus maju satu wuku ke depan. Dan untuk September, Oktober, Nopember, dan Desember maju dua wuku ke depan.

1. Wuku Shinta, dimiliki oleh orang-orang yang terlahir pada tahun 1917, 1941, 1963, serta 1986. Bagi mereka yang berwuku ini, burung yang cocok dipelihara adalah burung gagak. Sebab keberadaan burung ini diyakini akan menjadi penolak dari segala bencana yang akan datang.

2. Wuku Landep, dimiliki oleh orang-orang yang lahir pada tahun 1913, 1936, 1959, 1982, serta 2005. Burung yang cocok adalah burung kakak tua. Karena diyakini bisa membawa kemuliaan.

3. Wuku Wukir, dimiliki oleh mereka yang lahir pada tahun 1909, 1932, 1955, dan 1978. Burung yang cocok dipelihara adalah burung manyar. Sebab diyakini bisa mendatangkan banyak rejeki.

4. Wuku Kurantil, dimiliki oleh mereka yang lahir pada tahun 1905, 1928, serta 2001. Burung yang cocok adalah burung srinditan. Sebab diyakini bisa mendatangkan ketenangan sebagaimana karakter burung ini yang selalu tampak tenang.

5. Wuku Tolu, dilahirkan pada tahun 1951 serta 1997. Orang yang memiliki wuku ini tidak terlalu terikat untuk memelihara satu jenis burung tertentu.

6. Wuku Gumbreg, lahir pada tahun 1924, 1947, 1970, serta 1993. Orang yang memiliki wuku ini sangat cocok bila memelihara ayam hutan. Sebab rejekinya akan berlimpah serta meningkatkan kewibawaan.

7. Wuku Warigalit, terlahir pada tahun 1920, 1943, 1966, serta 1989. Burung yang cocok adalah kepodang, karena bisa mendatangkan kemuliaan.

8. Wuku Warigagung, terlahir pada tahun 1916 dan 1939. Orang yang memiliki wuku ini sangat cocok bila memelihara burung betet, sebab diyakini akan mendatangkan banyak rejeki.

9. Wuku Julungwangi, lahir pada 1962 serta 1985. Orangnya cocok bila memelihara burung kutilang. Sebab burung ini diyakini akan membawa kesuksesan.

10. Wuku Sungsang, terlahir pada 1912, 1935, 1958, 1981, serta 2004. Burung yang cocok adalah burung nuri, karena akan mendatangkan kemuliaan.

11. Wuku Galungan, terlahir pada 1908, 1931, 1954, 1977, serta 2000. Burung yang cocok dipelihara adalah burung bido atau sejenis elang. Hal ini karena burung ini diyakini akan membawa kemuliaan bagi pemiliknya.


12. Wuku Kuningan, lahir pada 1927 serta 1950. Burung yang cocok dipelihara adalah burung raja udang. Sebab diyakini akan mendatangkan banyak rejeki.

13. Wuku Langkir, dimiliki oleh orang yang terlahir pada 1996. Burung yang cocok dipelihara adalah burung puyuh, karena akan mendatangkan banyak rejeki.

14. Wuku Mandasiyah, terlahir pada tahun 1923, 1946, 1969, serta 1992. Burung ang cocok dipelihara adalah burung pelatuk bawang. Sebab diyakini bisa menjadi penolak bala.

15. Wuku Julungjupud, terlahir pada 1919, 1942, 1965, serta 1988. Burung yang cocok adalah burung emprit atau pipit. Sebab diyakini akan mendatangkan banyak rejeki.

16. Wuku Pahang, terlahir pada tahun 1938 serta 1961. Burung yang cocok dipelihara adalah jenis cucak, karena akan meningkatkan kewibawaan.

17. Wuku Kuruwelut, terlahir pada tahun 1911 serta 2007. Burung yang cocok adalah burung sepahan, karena akan memberi kemuliaan.

18. Wuku Marakeh, terlahir pada 1934, 1957, dan 2003. Sebagaimana wuku Tolu, orang yang lahir pada wuku ini juga tidak wajib memelihara burung.

19. Wuku Tambir, terlahir pada 1907, 1930, 1953, 1976, dan 1999. Burung yang cocok dipelihara adalah burung prenjak. Sebab diyakini akan mendatangkan banyak rejeki.

20. Wuku Madangkungan, terlahir pada 1903, 1926, 1949, 1972, dan 1995. Burung yang cocok dipelihara adalah burung puter, karena diyakini akan mendatangkan ketenangan bathin.

21. Wuku Maktal, terlahir pada tahun 1922. Burung yang cocok dipelihara adalah ayam hutan. Karena akan mendatangkan rejeki berlimpah serta kewibawaan.

22. Wuku Wuye, terlahir pada tahun 1945, 1968, serta 1991. Burung yang cocok dipelihara adalah burung gogik, sebab akan menjadikan pemiliknya disukai orang lain.

23. Wuku Manahil, terlahir pada tahun 1918, 1934, 1957, 1980, serta 2003. Burung yang cocok adalah burung sepahan, sebab akan memberi kemuliaan pada pemiliknya.

24. Wuku Prangbakat, terlahir pada 1914, 1937, 1960, 1983, serta 2006. Burung yang cocok bagi pemilik wuku ini adalah burung raja udang, sebab akan mendatangkan banyak rejeki.

25. Wuku Bala, terlahir pada tahun 1910, 1933, serta 1956. Burung yang cocok adalah ayam hutan karena akan mendatangkan banyak rejeki serta meningkatkan kewibawaan pemiliknya

26. Wuku Wugu, terlahir pada 1979 serta 2002. Burung yang cocok dipelihara adalah kepodang, karena bisa mendatangkan kemuliaan.

27. Wuku Wayang, terlahir pada tahun 1906, 1929, 1952, 1975, serta 1998. Burung yang cocok dipelihara adalah ayam hutan, karena bisa mendongkrak kewibawaan pemiliknya serta mendatangkan banyak rejeki.

28. Wuku Kulawu, terlahir pada tahun 1902, 1925, 1948, 1971, serta 1994. Burung yang cocok dipelihara adalah burung nuri, sebab akan mendatangkan kemuliaan bagi pemiliknya.

29. Wuku Dukut, terlahir pada tahun 1921, 1944, serta 1967. Burung yang cocok adalah ayam hutan, karena akan mendatangkan rejeki dan mengangkat kewibawaan pemiliknya.

30. Wuku Watugunung, terlahir pada tahun 1990. Burung yang cocok dipelihara adalah burung gogik, sebab akan mendatangkan simpati bagi pemiliknya.


Keselarasan energi adalah kunci dari semua yang terjadi. Ada keyakinan bahwa burung tertentu memiliki pancaran energi yang selaras dengan wuku tertentu. Sehingga saat dipelihara bisa menghasilkan energi positif, untuk mengantar seseorang pada kondisi yang positif pula. 

Namun demikian, tentu semua tergantung pada keyakinan masing-masing. Sebab keyakinan yang kuat juga menjadi sebagian dari jalan tercapainya harapan yang dipanjatkan. //Rad